Crimebatanghari.com – Muara Tembesi | Warga Kecamatan Muara Tembesi, Kabupaten Batanghari, khususnya di sekitar Pasar PU Muara Tembesi, mengeluhkan kondisi irigasi aliran limbah yang diduga tidak berfungsi sejak pertama kali dibangun. Akibatnya, air limbah yang seharusnya teralirkan dengan baik justru meluap dan bercampur dengan air hujan, menciptakan genangan yang mengganggu aktivitas warga dan pedagang di sekitar pasar.

Kondisi ini semakin parah saat hujan turun, di mana air limbah meluber hingga ke jalan dan area pasar, membuat lingkungan menjadi kotor dan tidak nyaman. Warga yang datang untuk berbelanja kebutuhan pokok harus rela melewati genangan air kotor, sementara para pedagang menghadapi risiko penurunan jumlah pembeli karena kondisi pasar yang kumuh dan tidak higienis.

Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan kekecewaannya terhadap pembangunan irigasi yang terkesan asal-asalan dan tidak sesuai dengan fungsinya. “Kami sudah cukup lama mengalami hal ini, terutama saat musim hujan. Limbah menggenang dan bau tak sedap menyebar, membuat kami tidak nyaman saat berbelanja. Kami harap ada solusi segera dari pemerintah,” ungkapnya.
Peristiwa ini semakin menjadi sorotan karena terjadi menjelang Hari Raya Idul Fitri, di mana aktivitas di pasar meningkat pesat. Banyak warga yang harus berbelanja kebutuhan lebaran dengan kondisi pasar yang tidak layak. Pedagang pun merasa resah karena hal ini bisa berdampak pada penurunan omzet mereka.
Warga menduga bahwa pembangunan irigasi yang dilakukan tidak sesuai dengan standar teknis atau mengalami kesalahan dalam perencanaan dan pengerjaan. Akibatnya, saluran irigasi tidak mampu mengalirkan limbah dengan baik, terutama saat curah hujan tinggi. Mereka pun mendesak pemerintah setempat untuk segera turun tangan dan melakukan evaluasi terhadap proyek ini.
Sejumlah warga berharap agar Bupati Batanghari yang baru saja terpilih kembali dapat segera mengambil langkah konkret untuk menyelesaikan permasalahan ini. “Bupati Batanghari yang baru saja terpilih lagi, tolonglah perhatikan kami. Bagaimana nasib para pedagang serta kami para pengunjung pasar ini jika dinas terkait tidak bisa melaksanakan tugasnya dengan baik?” ujar seorang warga dengan nada penuh harap.

Hingga berita ini diturunkan, pihak terkait belum memberikan tanggapan resmi terkait permasalahan ini. Warga berharap adanya perhatian serius dari pemerintah agar pasar tetap menjadi tempat yang nyaman bagi masyarakat dan pedagang, serta tidak terjebak dalam kondisi kumuh akibat irigasi yang tidak berfungsi.
(Crime Batanghari – Redaksi)
Leave a Reply